Monday, March 05, 2007

Bingung....

Aku bingung niiiii

Friday, February 16, 2007

manusia itu apa?

belakangan ini aku suka menanyakan hal2 yang mungkin bagi sebagian besar orang enggak perlu ditayakan. misalnya, aku bertanya-tanya, "manusia itu apa sih?"

pertanyaan itu muncul begitu sederhananya, yaitu pas aku melihat bu hana (atau mbak aan ya?) lewat di koridor kantor dengan mas-mas auditor itu. aku mikir gini, mereka itu manusia. aku bisa mengenali mereka sebagai manusia karena mereka memiliki badan plus isi di dalamnya yang bisa membuat mereka bergerak sesuai dengan perintah otak. selain itu mereka juga punya perasaan, punya emosi. trus? apakah manusia "cuma" itu doang?

kabarnya, manusia memiliki jiwa, roh. aku sendiri belum pernah melihat roh yang nongkrong di dalam diri manusia itu. nah, lalu bagaimana roh dan badan itu saling kait mengait? apakah keduanya bisa dipisahkan? trus, kalo keduanya dipisahkan, apakah itu masih disebut manusia?

ah bingung!

mau tanya ayah aja ah!
(dan setelah aku tanya ayah, aku malah disuruh mikir lagi. hehehe. bingung kan?)
kerja bakti yuuuuk!

pagi ini aku kerja bakti mendadak bareng temen2. gara2nya besok senin-selasa bakal ada sidak dari bapak2 komisaris. nah, daripada dikasih wejangan panjang lebar tentang hal-hal yang kita udah tahu (masalah kebersihan, apa lagi?), mending kita2 dikerahkan untuk kerja bakti.

begitu ada pengumuman kaya gitu, aku langsung nengok ke mejaku. waduh! berantakaaaan! hiks! benernya enggak seberapa dibandingkan "zaman dahoeloe", yang mana, banjak boekoe yang bertaburan di meja. wakakakak!

trus, mulai deh, aku beres2 beberapa buku. e ... ternyata beberapa buku itu seharusnya berada di rak2 yang memang sudah disediakan. hihihi. nakal ya! sebenarnya barang2 di mejaku itu milik bersama. misalnya, kamus, dan KS.

nah, sekarang mejaku udah kinclong!

Thursday, February 15, 2007

bete

hari ini aku males banget! banget!
mungkin karena ayah yg batal datang. ugh!

dan aku mesti menata hatiku lagi. tapi aku jadi ngantuk dan nggak pengen ngapa2in. aku pengen tidur. pengen makan yg buanyaaaaaak!

aku kadang sebel aja sih. nggak terima kenapa dia enggak mau berjuang utk datang. tapi memang alasannya masuk akal sih. ada acara di kampus yg nggak bisa ditinggal. trus, jadi nggak dapet keret malam tasaka. benernya bisa aja dia berangkat hari ini. tapi akibatnya memang waktunya di sini jadi dikit banget! ugh! sebel kan?

trus gimana?

nggak tahu. tapi aku bete. males.

tapi aku mestinya lebih jago menata hati. nggak uring2an gini.

jadi, "senyum dong! senyum dong!"
orang dodol

tahu nggak, hari ini kayaknya aku terserang virus "enggak-bisa-duduk-diam". males banget melihat naskah yang terpampang di layar komputerku. enggak, aku enggak bilang kalau naskah yang kuedit enggak bagus. bagus kok. cuma kok kayaknya aku males aja. pengen sesuatu yang lain. pengen jalan-jalan. pengen berlama-lama browsing. pengen berlama-lama blog-walking. nakal ya?

dan suer, aku hari ini pengen banget nulis. cuma dodolnya, ide yang mau kutulis banyak banget. jadi malah enggak ada yg tertuang dengan sempurna. cuma sepotong2. aduh! nakal banget.

aku masih pengen nulis lagi. pengen bikin cerpen. pengen cerita ttg kedodolan temenku si sureman (hahaha! asli aku ngakak waktu denger ceritanya). pengen cerita kalau tadi siang aat juga dodol banget. masak dia ketiduran sih pas istirahat? trus jam 3 dia baru balik? hehehehe. dodol kan?

tapi, btw, jangan2 apa aku ini juga termasuk orang dodol ya? hahaha!

Tuesday, December 19, 2006

Desember, Hari Ini

Hari ini adalah hari terakhir kerja. Besok retret, dan sabtu natalan. Minggu depan libur. Horeee!

Tadi pas evaluasi kerja, aku seperti berada di ujung sebuah daratan. Trus di depan terbentang lagi daratan yang mesti kuseberang. Ada sungai di antara daratan itu. Aku mesti menyeberang. Aku enggak bisa lagi berjalan mundur. Aku mesti ke depan.

Dan aku pengen ke depan aku bisa semakin baik. Dan ada banyak hal yg harus kukerjakan.

Friday, December 15, 2006

Duren, I love you!

Hehehe, tadi pagi widi--yg sekarang ngantor di atas--nelpon memintaku naik ke atas. Tahu nggak, ternyata di atas sudah tersedia dua duren yang mateng. Mateng di pohon lo! Enaaaak.... naaaak! Dan aku makan sepuasnya. Soalnya cuma kami bertiga yg makan: widi, lena, aku.

Trusss, tadi aku sengaja bikin Tesa penasaran. aku sengaja ngomong deket2 dia. Tapi dia nggak curiga. Hahahaha!

Thursday, December 14, 2006

Malessss....

Tadi pagi aku kumat malesnya ke kantor. Uuuughh! Rasanya muales pol! Kayaknya aku memang mesti do something deh. Mungkin mulai memeriksa, "ada apa dengan aku?" hehehe. Sebenarnya aku sudah tahu sih beberapa penyebabnya.

Aku kadang merasa kok di sini aku mentok ya? Enggak nambah2 pinternya. Padahal aku pengen banget bisa punya jejaring yg makin luas, pengen bisa menginisiasi buku best seller, de es be... de es be! Tapi yang kukerjain dari hari ke hari cuma ngeliat terjemahin ini udah bener apa belon, dan sebangsa itu deh. Enggak nambah. Uh! Aku sempet berpikir, apa aku mulai nulis beberapa buku sekaligus ya? Hmmm ....

Bukannya aku nggak suka dengan kerjaanku sekarang, tapi aku pengen lebih maju aja. Tapi gimana ya? Bisa nolongin nggak kamu?

Monday, December 04, 2006

Aku Bingung!

Aku bingung mesti gimana. Sebenarnya ini masalah lama. Aku tidak percaya lagi dengan wanita yang suka bergincu itu. Iya, dia. Suliiiit sekali aku kembali menumpuk rasa hormat dan percayaku kepadanya. Padahal ... padahal ... dia adalah ... hhhh!

Dan di sinilah aku. Menganggapnya ada dan tiada.

Sobat, kalau kau sedih dengan hal ini, aku juga sedih.

Thursday, November 23, 2006

Tersandera Hujan!

Hari ini aku memang sengaja mau pulang agak telat. Bukan agak sih kalau sudah lewat jam 6 sore. Hehehe. Niatnya sih mau nulis. Tapi pas buka YM, e ... aku liat si Thomdean lagi online. Sekalian deh kukasih tahu kalau Desember besok mau ada persami. Siapa tahu dia mau ke Jogja, jadi ngobrolin soal komiknya bisa ketemu langsung gitu.

Tapi trus agak lama deh chattingnya. Dan baru jam setengah tujuh aku mulai nulis. Itu pun kaya motor yang udah lama nggak dipake. Tersendat-sendat! Hiks! Pelan-pelan banget nulisnya. Maklum deh, udah lama banget aku nggak nulis cerita anak.

Kupikir aku enggak lama-lama banget di kantor. Jam tujuh lah pulang. Eh, lha kok ndilalah hujan! Deres pula. Ampun deh.

Masalahnya perutku ini sudah keroncongan. Pengen makan makanan yang berat. Nasi. Tadi malah niatnya mau bikin nasi goreng. Kalau sempet beli kornet buat campuran nasi goreng, jadi lumayan enak gitu. Tapi lha kok pake hujan segala sih malam ini? Aduuuh! Piye ki?

Tersandera hujan namanya nih!

Friday, October 20, 2006

Dia menangis lagi.

Sebenarnya aku bosan melihatnya menangis di pojok ruangan itu. Aku tidak tahu mengapa sepertinya matanya berisi bergalon-galon air yang dengan mudah mengucur setiap kali ada yang mengganjal hatinya.

Kenapa dia menangis? Itu adalah pertanyaan yang berulang kali kulontarkan dalam hati atau di hadapan beberapa teman. Dan tidak hanya aku yang bertanya-tanya. Banyak yang menanyakannya!

Sudah bukan rahasia lagi jika dia suka menangis. Dan kurasa tidak ada yang tahu persis alasan dia menangis. Aku selama ini cuma bisa menebak-nebak alasannya: masalah pekerjaan, kesal dengan ulah teman-teman di sini, lelah, sakit fisik, atauuuu... masalah keluarga?

Hmmm ....

Entahlah. Dia sendiri tidak pernah mengatakan apa-apa kepada kami. Yang aku dan teman-teman ketahui adalah dia sering sekali menangis. Dan dia sering menangis di hadapan lelaki yang bukan suaminya itu.
GALAU

Entah kenapa setiap kali melihat serangkaian profilmu dan deretan foto-fotomu aku merasa ngilu. Ada perasaan yang tidak bisa kuungkapkan dengan kalimat yang baik dan benar. Seperti setiap kali kita berbincang di telepon atau ketemu muka, kata-kata yang sudah ada di benakku rasanya menguap dan aku tidak tahu bagaimana harus merangkainya. Hhh!

Sepertinya ada yang lumer setiap kali aku menjumpai sepotong hal tentang dirimu. Entah itu suaramu, entah itu cuma sekadar nama yang tertulis di e-mail, entah ingatan masa kecil.... Ah entahlah! Aku bingung apakah aku harus mengatakan semua ini kepadamu?

Dan beberapa sore yang lalu aku bilang sama Ayah, "Aku mau cerita. Tapi jangan dimarahi ya ...."Lalu mengalirlah cerita kegalauanku. Dan Ayah, dengan hatinya yang lebar menenangkan aku. Hmmm ....

Inilah yang kusukai dari Ayah. Dia tidak pernah menghakimi dan mengumbar emosi.

Monday, October 16, 2006

Tetangga Oh Tetangga!

Kemarin aku rewang di rumah salah satu tetanggaku. Bantuin bikin makanan untuk buka puasa. Ini sebenarnya hal yang jarang kulakukan sih. Wong maen ke tetangga aja aku jarang kok.

Dulu aku benernya beberapa kali masih main ke rumah tetangga. Lagian, tetangga terdekatku cuma 3 rumah, jadi enggak ada salahnya dong kalau berusaha deket dengan mereka. Katanya tetangga itu sodara yang terdekat. Iya nggak sih?

Tapi pikiranku jadi berubah setelah beberapa waktu lalu ada tetanggaku yang bertengkar heboh banget. Suaranya kenceng banget deh! Kaya di sinetron-sinetron itu lo! Aku sendiri nggak berani keluar waktu itu. Takut kalo kesangkut macem-macem.

Dan sejak saat itu hubungan dua orang tetanggaku itu jadi enggak enak. Kalau pas ketemu ibu depan rumah, dia cerita ttg yang jelek2 soal ibu sebelah rumahnya. Begitu juga sebaliknya. Duh, pusing!

Kupikir, yang bermasalah itu cuma mereka berdua. E... enggak tahunya, aku yang enggak tahu apa-apa ini ikut digosipin juga sama ibu depan. Halah! Itu cukup membuatku parno kalo ketemu dia. Mesti ati-ati banget. Apalagi kalau rumahku kedatangan tamu. Kayaknya pikirannya bisa melayang ke mana-mana deh. Benarnya masih mending sih kalau cuma pikirannya yang melayang-layang, tapi repot juga kalau pikiran yang ke mana-mana itu juga diomongin ke mana-mana.

Aku enggak tahu persis apa yang dia omongin sih, cuma enggak enak banget waktu aku denger dari orang lain! Kadang aku bertanya-tanya, kenapa sih dia enggak tanya langsung sama aku tentang semua kecurigaannya itu? Kenapa mesti justru dijadikan bahan pembicaraan dengan tetangga-tetangga yang laen? Padahal aku enggak pernah rese sama dia. Tapi kok dia ribut banget sih sama keluargaku?

Tapi pas aku nulis ini, aku jadinya mikir gini. Kalau tetanggaku itu wilayah pergosipannya cuma sebatas kampungku dan anggota keluarganya, kalau hal ini kutulis di blogku, yang bisa baca kan enggak cuma orang di deket rumahku. Orang dari belahan dunia laen juga bisa baca, kan? Hehehe. Dilihat dari wilayah sebarannya, dia enggak ada apa-apanya! :p

Mungkin tugasku sekarang satu: Tetap mengasihi tetanggaku yang rese itu, walaupun aduuuuuh ... sulitnya minta ampun! (Abis lidahnya tajem banget!)

Saturday, October 14, 2006

Hari Ini Aku Pulang Jam 2

Hari ini aku pulang jam dua. Ini karena aku mesti membayar jam kantor yang kemarin kupakai. Trus aku ngapain aja? Mesti kuceritain?
Pertama, aku ngecek yahoo! groups ku. Lama-lama kok jadi keterusan baca yang laen2 ya? Hehehe. Asyik juga ternyata lama2 begini.

Tapi udah dulu ah! Aku tak pulang dulu. Udah mulai ngantuk nih ...

Wednesday, October 04, 2006

Kangeeeen Ayaaaah!

Tadi aku baca blog seorang teman. Tentang istri dan anaknya. Hiks, kok aku jadi terharu ya! Jadi pengen ketemu Ayah, trus bilang: I love you, Honey! Pengen banget meluk kamu jadinya.

Ayah, kangeeeen nih!
How Are You?

Aku kok tiba-tiba kepikir sama Bapak yang satu itu ya? Hmmm, gimana kabarnya ya? Apa dia masih sibuk seperti dulu? Kupikir sih iya. Dengan jabatan yang lumayan bergengsi di perusahaan multinasional, pasti "sibuk" dong jabatan lainnya. Iya nggak? (Tauk deh!)

Tapi sungguh aku pengen tahu kabar dia sekarang. Dalam benakku, dia pasti masih cakep. Cakep banget. (Uhuk! uhuk!) Dan pintar. Nyam... nyam... Aku sebenarnya pengin tahu dia sudah punya cewek apa belum ya? Terakhir dulu dia bilang sih belum. Katanya sih masih mikir kerjaan. (Aduh, kerjaan aja dipikirin mulu! Emang kerjaan bisa kangen sama kita?) Atau dia ngomong begitu karena dia enggak mau kalau aku ikut ngantri naksir dia? Yeeee ....!

Apa ku-sms aja ya dia?

Tapi aku kadang malas, soalnya smsku jarang dibales.

Tapi kangen nih! Gimana dong?

Wednesday, September 20, 2006

Kasihan Deh!

Ini adalah pertanyaan yang biasa: "Kerja di mana?" Biasa kan? Banyak orang yang baru berkenalan dengan kita tidak jarang akan bertanya seperti itu. Lalu, kalau kita sudah menyebutkan institusi tempat kita bekerja, biasanya akan ditanya lagi: "Sebagai apa di sana?" Atau kalau tidak: "Bergerak di bidang apa tuh?"

Pertanyaan yang pertama dan kedua biasanya dapat kujawab dengan mudah. Aku bekerja di Gloria, Jogja. Sebagai editor. Lalu yang biasanya agak "merepotkan" adalah pertanyaan ketiga. Jawabanku biasanya: Penerbitan buku. Setelah itu, orang lalu mengernyit. Tanggapan selanjutnya macam-macam: "Buku apa?", "Apanya Gramedia?", "Kok belum pernah dengar ya?"

Kasihan deh!

Kasihan ini bisa berarti dua: Kasihan sama aku dan kasihan sama orang yang bertanya. Kasihan sama aku karena aku mesti menjelaskan lebih banyak lagi, dan jika ditarik garis yang lebih ekstrem dan bernada negatiif, ternyata institusi dan pekerjaanku tidak ada gengsinya. Dengan kata lain, "Apaan tuh?" Tapi rasa kasihan kadang juga timbul karena orang itu tidak tahu apa-apa soal (penerbitan) buku! Kasihan deh! Masih banyak orang yang cuma tahu bahwa buku-buku yang ada di pasaran itu cuma Gramedia punya. Padahal perbukuan di Indonesia sekarang sudah melaju cukup pesat. Banyak penerbit baru yang muncul dengan jenis buku yang bervariasi pula. Banyak penulis baru yang usianya masih muda. Orang enggak perlu mengumpulkan gelar sampai berjejer dulu supaya bisa menulis buku. Novel-novel yang ada juga tidak ditulis oleh Marga T atau Mira W saja. Sekarang ini ada buanyaaaak penulis!!

Jadi kasihan sama siapa? Terserah kamu mau milih yang mana deh. Kamu bisa kasihan sama aku, atau sebaliknya justru aku yang kasihan sama kamu. Hehehe!

Monday, September 11, 2006

Aku Lupa Passwordku!

Payah deh, aku lupa password untuk masuk ke blogku. Ampun! Aku udah nyoba inget-inget, tapi tetep aja password itu nggak muncul di permukaan otakku. Ih, nyebelin! Padahal benernya aku ada beberapa hal yang pengen kutulis dan kupapangin di blogku.

Thursday, April 20, 2006

Agenda Khusus

Hhh, lama banget aku nggak ngisi blogku ini. Ke mana aja sih? Tauk deh! Kalau ditanya alasannya, bisa berkilo-kilo deh panjangnya. Mulai dari sibuk dengan gawean, sampai karena lagi nggak enak badan.

Kemarin pas Paskah, aku akhirnya nggak jadi pulang. Hiks! Cuma di Jogja aja gitu. Ini gara-garanya aku mendadak sakit tenggorokan trus batuk, trus asmaku mulai nongol deh! Ih, nyebelin! Mana aku jadi lemes banget. Tidur terus, jadinya.

Senin, 17 April aku udah mulai masuk lagi. Hey, ternyata banyak juga yang mesti dikejar. Ngitung honor, edit, baca naskah, de el el.

Selasanya, aku ke Solo liat pameran buku IKAPI. Di sana aku mulai "ngiler" lagi deh liat buku. Ampuuuun!!! Banyak buku yang pengen kubeli. Tapi aku nggak bawa uang (Ya, ada sih uang. Tapi cuma beberapa ribu. Mana cukup buat borong buku? Apalagi kalo inget mesti nabung karena satu dan lain hal. Akhirnya aku mengandalkan ayah aja deh yang beli buku! Hehehehe, ini sinergi yang menguntungkan kan, Yah?)

Dan sekarang, pas ngeliat blog-blog lain yang manis, aku jadi pengen nulis lagi... hehehe. Yah, meskipun isinya cuma curhat-curhatan gini, kan masih lumayan. (Hihihi, pembelaan diri, neh!)

Akhirnya, aku berpikir, aku mesti punya agenda khusus nih yang mesti diperhatikan:
1. Jaga kesehatan.
2. Makannya mesti bergizi, neng! Sayur dan buah jangan lupa yaaa...
3. Olahraga...olahraga!!!
4. Stay cool :)
5. Nabung dwong...!
6. Nulis lagi! Hayo semangat! Semangat!!!

Wednesday, April 05, 2006

Nge-net

Males banget mau pulang. Ya begini deh kalau sudah keenakan nongkrong di depan kompie yang tersambung sama internet. Bisa menjelajah ke mana-mana, sambil chatting. (Hehehe, ketauan kalo suka chatting deh...)

Kadang pengen deh di rumah bisa nge-net kaya di kantor. Kapan ya? Tauk deh.

Tapi kalau nge-net terus, kapan nulisnya dong? hehehe...